Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Jayapura yang digelar rutin setiap bulan, pada bulan Juli 2023 ini diadakan di MTs N Jayapura pada hari ini, 20 Juli 2023. Dibuka secara resmi oleh kepala kantor kementerian agama kabupaten Jayapura yang diwakili oleh Ibu Meiske Y.I Pelle, S.Th, M. Mis, selaku Kasubag. Tu Kabupaten Jayapura.

Dalam sambutannya, Ibu Meiske menyampaikan permohnan maaf dari Bapak Kepala kantor kementerian agama kabupaten Jayapura karena tidak dapat hadir dalam acara MGMP MTs bulan ini, sebab beliau masih ada kegiatan rapim di Makassar. Beliau menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada guru-guru madrasah terutama pengurus MGMP Madrasah di kabupaten Jayapura.

Sementara itu, Bapak Eko Agung Subroto, S,Pd.I., M.Pd sebagai pembawa materi Paradigma Kurikulum Madrasah, mengatakan bahwa pembelajaran di madrasah perlu mengedepankan nilai moderasi beragama, yaitu nilai Tawasuth (Tengah-tengah), Tawazun (Seimbang), dan Tasammuh (Toleransi). Beliau juga mengingatkan tentang etika yang perlu dimiliki oleh seorang guru untuk dirinya sendiri, “seorang guru harus senantiasa mewujudkan keberadaan Allah SWT baik dalam keadaan sendiri maupun bersama orang lain, dan takut kepada-Nya di setiap gerak kehidupan. Pada kesempatan itu beliau juga mengingatkan tentang adab guru dalam mengajar, yaitu perlunya mengawali pembelajaran dengan membaca ayat Qur’an sebagai tindakan ngalap berkah.

Perlu diketahui, ada empat materi yang direncanakan akan disampaikan pada MGMP yang diadakan di ruag Aula MTs N Jayapura ini, dan keempat pemateri tersebut berasal dari guru MTs N Jayapura. Alasan mengenai pemateri yang kesemuanya dari MTs N Jayapura, sebab MTs N Jayapura yang sudah terlebih dahulu menerapkan Kurikulum Merdeka, dan MTs N Jayapura terpilih sebagai madrasah piloting di Kabupaten Jayapura.

Akhirnya, semoga kegiatan MGMP yang diikuti oleh lima madrasah sewilayah Kabupaten Jayapura ini berjalan dengan baik dan lancar sampai berakhirnya kegiatan, sore hari nanti. Amin.

MTs Negeri Jayapura mengadakan pertemuan dengan pengurus inti Komite, pada Senin 17 Juli 2023. Pada pertemuan tersebut, pihak madrasah memaparkan berbagai program kurikulum dan kesiswaan. Diantara program yang direncanakan pada tahun pelajaran 2023/2024 adalah melanjutkan pembiasaan sholat dhuha dan pembacaan asmaul husna setiap pagi kecuali senin, istighosah setiap senin pekan ke 4, dan yasinan pada senin pekan pertama, ditambah program baru berupa skil dasar hafalan do’a-do’a harian.

Menanggapi hal tersebut, pengurus inti komite menanggapi dengan baik berbagai program tersebut. Bahkan Sekretaris komite, Bapak Rohwito, selain mendukung program-program tersebut juga menyampaikan pujiannya pada Madrasah. “Sepanjang yang saya ketahui, MTs N Jayapura merupakan sekolah terbaik yang ada di distrik Nimbokrang.”

Menanggapi perihal perizinan peserta didik yang sempat disinggung kesiswaan, beliau juga memberi tanggapan, “gunakan kemajuan zaman! Perizinan perserta didik menggunakan media elektronik berupa hand phone tetap baik digunakan. Agar meninggalkan kesan sopan, pihak madrasah dapat memberikan format persuratan yang baik dan benar. Untuk mencegah penyalahgunaan surat, sekolah dapat meminta orang tua/wali berfoto dengan surat yang telah ditulis tangan. Lalu menguploadnya.”

Sementara itu, Ibu Nurul Hidayah selaku Kepala Madrasah mengingatkan kepada dewan guru tentang perlunya seorang guru memiliki kompetensi berkolaborasi dan bersosialisasi. Diharapkan dengan kemampuan tersebut akan muncul ide-ide baru yang dapat menjadi kontribusi untuk kemajuan madrasah.

Akhirnya, pertemuan yang diadakan di ruang kelas IXA pukul 13.30 WIT itu, berakhir pada pukul 15.45 WIT. Direncanakan hasil dari pertemuan tersebut akan disampaikan kembali kepada orang tua/wali murid pada senin, 24 Juli 2023 mendatang.

Rabu, 12 Juli 2023 Kepala Madrasah MTs Negeri Jayapura membuka kegiatan Matsama (Masa Ta’aruf Siswa) di Aula MTs N Jayapura. Diikuti oleh seluruh dewan guru, panitia dari OSIM dan 34 peserta didik baru, pembukaan Matsama peserta didik baru MTs N Jayapura berjalan dengan lancar.

Ketua Panitia, Ibu Setyo Wahyuni, S.Pd mengatakan bahwa sebenarnya jumlah peserta didik baru berjumlah 35 siswa. Terdiri dari 17 siswa laki-laki dan 18 siswa perempuan. Namun karena satu peserta sedang tidak sehat, sehingga peserta didik baru yang mengikuti Matsama hanya 34 siswa. “Kita doakan semoga satu peserta didik yang tidak dapat bergabung segera sehat kembali,” begitu kata beliau disela-sela sambutannya.

Sementara itu, Ibu Kepala Madrasah Nurul Hidayah, S.Pd., M.Si dalam sambutannya memberikan dorongan kepada calon peserta didik baru untuk bermimpi setinggi-tingginya, dan berusaha mewujudkan mimpi itu melalui kerja keras dan tidak lupa mengiringi usaha itu dengan ketaqwaan kepada Allah. “Sesuai tema Matsama kali ini yaitu melangitkan mimpi, membumikan mimpi, mewujudkan generasi religi,” begitu beliau menjelaskan.

Direncanakan Matsama yang berlangsung selama 3 hari ini (Rabu – Jumat) akan diisi dengan berbagai materi, baik pemateri dari dalam maupun dari luar. Pemateri luar yang tertulis dalam jadwal adalah dari Polsek Nimbokrang membawakan materi “tentang Bentuk-bentuk Kekerasan Fisik dan Piskis” dan dari Puskesmas Nimbokrang membawakan materi tentang “Pola hidup bersih, sehat dan halal di lingkungan Madrasah”. Sementara pemateri dalam membawakan materi tentang berbagai materi kemadrasahan.

Sebelumnya (senin-selasa, 10-11 Juli 2023), Ketua Panitia dan jajarannya telah disibukkan dengan kegiatan PraMatsama. Dimana dalam kegiatan tersebut calon peserta didik baru dites kemampuannya dalam membaca tulisan arab, latin, juga dalam dasar-dasar berhitung. Selain ter baca hitung, juga ada daftar ulang dan informasi seputar persiapan Pelaksanaan Matsama.

Minggu , 9 Juli 2023, enam peserta didik MTs N Jayapura mengikuti Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat kabupaten. Enam peserta tersebut adalah Rhizhanif Nur Fadhil, Syifa Ulhuda, Arika Sri Wulandari, Raditya Ilhamsyah Putra, Aura Kesya Hildiya dan Devita Putri Pratiwi.

Dari keenam peserta tersebut, terbagi menjadi tiga kompetisi yang berbeda. Kompetisi pertama dilaksanakan pukul 09.30 WIT – 11.30 WIT, bidang uji matematika. Kompetisi kedua, pukul 12.00 WIT – 14.00 WIT, bidang uji Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) terpadu terintegrasi. Kompetisi terakhir, bidang uji Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) Terpadu Terintegrasi yang dimulai pada pukul 14.30 WIT – 16.30 WIT.
Kompetisi yang diikuti oleh dua peserta pada setiap mapelnya ini, dilaksanakan di laboratorium Komputer MTS Negeri Jayapura dengan menggunakan system CBT (Computer Bast Test)/ Tes berbasis computer.

Ibu Lilis Setiyawati, S.Pd, selaku pengawas KSM yang ditugaskan oleh Kemeng.Kabupaten Jayapura mengatakan bahwa pelaksanaan KSM tingkat Kabupaten di MTs N Jayapura oleh peserta didik MTs N Jayapura ini secara umum berlangsung dengan baik, walau sempat terkendala dengan terputusnya jaringan. Saat ditanya tentang waktu pelaksanaan KSM yang yang bertepatan dengan hari minggu, beliau menjawab bahwa sebenarnya itu cukup menyita waktu. Akan tetapi, karena sudah merupakan tugas jadi tetap dilaksanakan dengan suka cita.

Sore itu, seusai mengawas, beliau langsung meluncur turun ke kabupaten kerena esok hari harus kembali bertugas mengajar di YPKP Sentani.

Sementara itu, Bapak Reza Wijaya, S.Pd selaku teknisi di laboratorium Komputer MTs N Jayapura menyampaikan bahwa beliau sebenarnya merasa lelah. Seharian harus stand by di lab. Apalagi itu bukan hari pertama bagi beliau untuk stand by, melainkan sejak dua hari sebelumnya, yaitu jum’at untuk pelaksanaan uji coba KSM MI, Sabtu untuk pelaksanaan KSM MA, dan terkahir minggu untuk MTs. Akan tetapi, lagi-lagi karena memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab maka tetap dikerjakan dengan senang hati.

Saat ditanya mengenai harapan tentang pelaksanaan KSM, beliau berharap agar ke depannya KSM tidak dilaksankan dihari libur lagi. “kami juga ingin beristirahat di akhir pekan,”begitu ujarnya.

Menghadapi tahun pelajaran baru yang sudah di depan mata, MTs Negeri Jayapura mempersiapkan diri dengan mengadakan kegiatan pelatihan atau biasa disebut dengan In House Training (IHT). Dimana inti dari kegiatan ini berisi tentang kinerja pegawai, mengajar menyenangkan, bedah kurikulum merdeka dan perangkat Pembelajaran.

Kegiatan yang telah di buka pada Selasa, 3 Juli 2023 ini dihadiri oleh bapak Kepala seksi Pendidikan Islam, Bapak Sumadiono, S.Kom.,M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama yang diwakili oleh Kasubag TU, Ibu Meiske Y.I. Pelle, S.Th, M.Mis juga oleh bapak ketua komite MTs Negeri Jayapura, Bapak Iklan Wahyudi, S.Pd.

Bertempat di ruang kelas VIIIA yang telah disulap sedemikian rupa, Ibu kepala Madrasah mengatakan bahwa, IHT yang biasanya dilaksanakan selama 3 hari, tahun ini diperpanjang menjadi 5 hari. Tujuan dari perpanjangan masa pelatihan ini agar MTs N Jayapura mempunyai waktu lebih banyak lagi sehingga MTs N Jayapura dapat mempersipkan dan merencanakan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) lebih baik dan lebih matang dari tahun sebelumnya.

Dalam sambutannya, Kasie. Pendidikan Islam, Bapak Sumadiono, S.Kom., M.M mengingatkan bahwa seorang guru harus memiliki empat kompetensi, yaitu kompetensi pedagogik, kompetensi keprofessionalan, kompetensi kepribadian dan kompetensi sosial. Dimana dalam kompetensi pedagogik, peserta didik harus mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dengan memperhatikan karakter dari masing-masing peserta didik, sehingga peserta didik dapat belajar dengan efektif jauh dari tekanan.

Sementara itu, Bapak Kepala Kantor Kementerian Agama tidak dapat hadir dalam acara tersebut dikarenakan ada kegiatan lain di Makassar. Sehingga, sambutan dan materi kebijakan Kemenag yang seyogyanya dibawakan oleh beliau, diwakili oleh Ka. Subag TU Kemenag Kabupaten Jayapura. Dalam sambutannya, Ibu Meiske Y.I Pelle, S.Th, M. Mis. Memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada MTs N Jayapura yang bisa melakukan kegiatan training secara kontinu dari tahun ketahun. Terkhusus kepada ibu kepala Madrasah, Ibu Nurul Hidayah yang menurut ibu Mieske “kecil-kecil cabe rawit”. Terlepas dari segala kekurangan dan kelebihannya, Ibu Meiske memberikan acungan jempol untuk segala gebrakan-gebrakan yang beliu lakukan.

Diikuti oleh delapan belas orang guru dan TU MTs Negeri Jayapura, acara pembukaan IHT ini dilanjutkan dengan Evaluasi kerja 2023 dan Pemantapan KOM (Kurikulum Operasional Madrasah). Direncanakan acara ini akan selesai pada pukul 16.00 WIT disetiap harinya.

Akhirnya, semoga acara ini dapat berjalan dengan aman dan lancar seperti yang direncakan sampai selesai di hari jum’at mendatang. Amin.

Dua peserta didik MTs Negeri Jayapura, atas nama Bening Citrania Sugiarto dan Syifa Ulhuda mengikuti Kompetisi Sains nasinal tingkap Propinsi (KSN-P), pada Senin 26 Juni 2023. Kegiatan KSN kedua peserta tersebut didampingi oleh Ibu Supri Wardani, S.Pd, guru mata pelajaran IPA di MTs N Jayapuru, sekaligus sebagai salah seorang pembimbing ekskul KSN IPA.

Bila kompetisi sebelumnya, yaitu kompetisi tingkat kabupaten (KSN-K) dilaksanakan di sekolah/android masing-masing, maka dalam KSN P kali ini Bening dan Huda mesti turun ke Sentani untuk mengikutinya. Lebih tepatnya di SMP 2 Sentani.

Kompetisi bisang matematika yang seyogyanya diikuti oleh 5 orang peserta yang mewakili Kabupaten Jayapura ini, ternyata hanya dihadiri 4 peserta. Ibu Supri Wardani, S. Pd yang hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, “Menurut panitia pelaksana, satu peserta lainnya sedang tidak sehat, sehingga harus mengikuti kompetisi dari rumah.”

Kompetisi matematika ini dimulai pukul 15.00 WIT sampai 17.30 WIT. Sementara untuk bidang kompetisi IPA telah dilaksanakan sehari sebelumnya, dan untuk bidang kompetisi IPS dilaksanakan sehari setelahnya.

Untuk hasil kompetisi, masih menunggu pengumuman dari Balai Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Jakarta.